Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

30/01/12

OPM Tembak Brimob Saat Patroli


Print E-mail
Written by Bel/Ant/Papos   
Monday, 30 January 2012 00:00
JAYAPURA [PAPOS]- Seorang anggota Brimob Polda Papua, Briptu Sukarno Sabtu pagi sekitar pukul 08.55 WIT ditembak mati oleh OPM saat sedang berpatroli bersama rekan-rekannya yang berjumlah enam orang dipimpin Kompol Sinulingga.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Alek Korwa ketika dihubungi, Sabtu, membenarkan terjadinya insiden yang menewaskan satu anggota Brimob. Insiden itu terjadi saat korban bersama rekan-rekannya melakukan patroli dengan berjalan kaki dan sesampainya di TKP yakni kampung Wandenggobak, mereka ditembak dari atas gunung.
Tembakan yang diduga dilakukan OPM itu mengenai korban dibagian kepala, sedangkan rekan lainnya selamat. Jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Mulia dan menunggu pesawat untuk dievakuasi ke Jayapura, jelas AKBP Alek Korwa.

29/01/12

Mengapa Presiden SBY, Dianggap Lamban Menyelesaikan Masalah Papua?

E-mail Print PDF
Oleh : Socratez Sofyan Yoman (*)

Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia,  Dr. Hj. Susilo Bambang Yudoyono, pada 16 Agustus 2008, SBY menyatakan: “Kebijakan pemerintah yang bersifat persuasif, proaktif, dan berimbang, ternyata mampu meyakinkan berbagai pihak, bahwa kekerasan, bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah”. Pidato kenegaraan SBY, 16 Agustus 2010  “Pemerintah dengan seksama terus mempelajari dinamika yang ada di Papua, dan akan terus menjalin komunikasi yang konstruktif dalam pembangunan Papua yang lebih baik”.  Pidato kenegaraan SBY pada 16 Agustus 2011, SBY mengatakan:  “ Menata Papua dengan hati, adalah kunci dari semua langkah untuk menyukseskan pembangunan Papua”.

UMAT BAPTIS DI ANJUNGAN EXPO JAYAWIJAYA DISERANG MASA Tak Dikenal

E-mail Print PDF
JAYAPURA (SBP, 26/01/12) Sekitar pukul 19.00 WPB sekelompok masa gabungan
dari wilayah Buber Waena menyerang mahasiswa/I asal Kabupaten Lanny Jaya
yang adalah anggota Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua Jemaat Yame Heram
Waena.

27/01/12

Panglima Militer Papua Nugini Dibebaskan dari Pemberontak

Tribunnews.com - Jumat, 27 Januari 2012 13:43 WIB
 
 
Panglima Militer Papua Nugini Dibebaskan dari Pemberontak

channelnewsasia
Yaura Sasa
TRIBUNNEWS.COM - Kepala angkatan bersenjata Papua Nugini, yang dicongkel dari jabatannya kemarin, Brigadir Jenderal (Brigjen), Francis Agwi, telah dibebaskan oleh pemerintah dari pemberontak.

Menurut Pemerintah Australia, seperti dikutip dari CNN, Jumat (27/1/2012), Perdana Menteri Papua Nugini,
Peter O'Neill, mengatakan kepada pihaknya, bahwa Pemerintah Papua Nugini telah berhasil mengambil alih markas besar angkatan bersenjata di Kota Port Moresby.

26/12/11

Ide Separatis Akar Persoalan’

Empat Pemimpin Gereja Sampaikan SIkap ke  SBY
Sejumlah Tokoh Gereja Papua  ketika  menggelar   jumpa pers  di Kantor Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua, Jayapura,  Kamis (22/12).JAYAPURA -   Ide separatis menjadi akar  persoalan di Papua,  karena pembangunan yang tengah berlangsung di  Tanah  Papua merupakan pembangunan   berwajah  kekerasan dan  tak  berpihak  pada  orang  Papua dengan  stigma separatis  berlangsung  lama sejak  1960-an.
Demikian  antara lain diungkapkan  Empat Delegasi   Pemimpin   Gereja  Gereja di Tanah Papua  saat bertemu   dengan   Presiden  RI Susilo Bambang Yudhoyono  Jumat( 16/12) di Istana Cikeas. Keempat  Pemimpin  Gereja di Tanah Papua itu,  masing masing  pdt. Yemima   Krey, Ketua Sinode GKI Papua,   Sokrates Sofyan Yoman Ketua Umum Badan Pelayanan Pusat Persekutuan Gereja Gerenja Baptis di Papua, Ketua Sinode Kingmi, Pdt.   Benny Giay,  dan Pdt.  Martin  Luther Wanma dari  Majelis  Sinode nasional Gereja Kristen Alkitab Indonesia. 

Presiden Kaget, Ada BMP di Papua

PDF Cetak E-mail
Jumat, 23 Desember 2011 22:26

Terekam Saat  Pertemuan Presiden Susilo  Bambang  Yudoyono dan Tokoh  Gereja  Gereja di  Tanah Papua di Istana  Cikeas, Bogor,  16 Desember  2011
Pdt. Socrates  Sofyan YomanJAYAPURA—Kiprah  Barisan Merah Putih  (BMP) yang selalu  menyuarakan  aspirasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) final ternyata membuat kaget  Presiden  RI  DR. H. Susilo Bambang  Yudhoyono.   
Demikian disampaikan Ketua  Umum  Badan Pelayanan  Pusat Perekutua  Gereja  Gereja Baptis  Papua  Pdt. Socrates  Sofyan Yoman  MA  saat  jumpa  pers  di Kantor Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua, Jayapura,  Kamis (22/12). Dia  mengatakan, ketika  tokoh  gereja gereja Papua melakukan audiensi  dengan  Presiden  di Puri Cikeas, 16 Desember ada beberapa masalah krusial  yang didiskusikan antara  lain menyangkut  kiprah BMP di Papua  sebagaimana disampaikan  Wakil Ketua Sinode Gereja Kristen Indonesia(GKI)  di  Tanah Papua Pdt. Yemima Krey STh kepada Presiden bahwa seolah  olah hanya BMP yang  selalu setia  kepada NKRI sedangkan kelompok  yang lain tak setia kepada NKRI.

Tingkat Kemiskinan Papua 50 Kali Jakarta


JAKARTA - Reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah mulai merambah sektor kesejahteraan rakyak. Diantara sasaran pemerintah adalah, menuntaskan kesenjangan ekonomi di beberapa daerah. Diantara kesenjangan yang cukup mencolok ada di Provinsi Papua.

Anggota tim pengawas indipenden Reformasi Birokrasi Sofian Effendi mengatakan, kemiskinan di Papua sangat mengakar. Dia memperkirakan, tingkat kemiskinan Papua 50 kali lipat dibandingkan dengan DKI Jakarta. "Istilah pengukurannya adalah indeks kedalaman kemiskinan," katanya. Jika dibandingkan dengan rata-rata nasional, kemiskinan di Papua lima kali lebih buruk.

22/12/11

Mahfud MD Usulkan Pemilukada di Papua Diatur Secara Khusus

Anes Saputra - detikNews
Jumat, 23/12/2011 00:04 WIB
Jakarta - Hampir semua proses Pemilukada di seluruh pelosok Indonesia berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK). Dari seluruh kasus sengketa Pemilukada, kawasan Papua dinilai menjadi daerah yang paling sering berperkara usai pemilihan kepala daerah selesai dilakukan. Memandang hal tersebut, Ketua MK Mahfud MD mengusulkan agar proses Pemilukada di kawasan Papua diatur secara khusus.

"Saya usulkan agar dipikirkan kemungkinan Pemilukada di seluruh wilayah Papua diatur secara khusus," kata Mahfud saat ditemui di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (22/12/2011).

Menurutnya, konsep penyelanggaraan Pemilukada di setiap daerah tidak bisa disamakan dengan daerah lainnya. Baik itu pemilihan legislatif maupun Pilkada.

Bicara Tak Ada Tapol di Papua, Menkopolhukam Dinilai Sebar Kebohongan

KOMPAS/PRIYOMBODO Seorang aktivis Papua dalam sebuah unjuk rasa di Jakarta mengecat dahinya dengan bendera Bintang Kejora, simbol Organisasi Papua Merdeka.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Djoko Suyanto bahwa tidak ada tahanan politik di Papua dinilai sebagai bentuk kebohongan kepada masyarakat.
Ini jelas-jelas bohong besar yang dilakukan oleh seorang pejabat setingkat Menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah pimpinan seorang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
-- Yan Christian Warinussy

14/12/11

Gereja di Papua Minta Aparat Ditarik dari Paniai

TEMPO.CO, Jayapura - Ketua Umum Persekutuan Gereja Baptis Papua, Socratez Sofyan Yoman, meminta polisi dan anggota TNI segera ditarik dari Paniai. Konflik Paniai telah menimbulkan jatuh korban dan dapat memicu kekerasan berkelanjutan.

“TNI dan Polisi harus segera ditarik. Tidak ada alasan aparat berada di Paniai dalam jumlah besar. Dulu Paniai tidak seperti ini, aman dan damai. Ketika ada aparat, barulah terjadi konflik,” kata Socratez Sofyan Yoman, Rabu malam, 14 Desember 2011.

WEST PAPUA NEWS UPDATE